Yuk Bagikan di Sosmed Kamu

Mood yang sering berubah-ubah dan Insomnia menjadi salah satu tanda kelelahan sering kali dianggap remeh oleh orang-orang yang memiliki segudang aktivitas. Padahal, kelelahan yang berkepanjangan dapat berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental seseorang.

Meski sudah mengalami beberapa gejala, namun tidak sedikit juga yang belum menyadari jika dirinya terlalu Lelah. Berikut adalah 7 tanda kelelahan yang jarang disadari orang yang dirangkum Hayfit dari berbagai sumber:

7 Tanda kelelahan yang wajib di waspadai

Gangguan pencernaan yang terus-menerus

Ketika seseorang mengalami kelelahan yang berkepanjangan, sistem pencernaannya juga dapat terpengaruh. Dr. Amanda Santos, seorang ahli gastroenterologi, mengatakan bahwa kelelahan yang kronis dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sembelit atau diare. Hal ini disebabkan oleh perubahan dalam pola makan dan gangguan pada fungsi usus.

Perubahan pada pola tidur

Kelelahan yang berkepanjangan dapat memengaruhi pola tidur seseorang. Seseorang yang kelelahan mungkin mengalami kesulitan tidur atau bahkan mengalami insomnia. Selain itu, ada juga kemungkinan seseorang tidur terlalu banyak sebagai respons terhadap kelelahan yang dirasakan.

Perubahan berat badan yang drastis

Tidak hanya pola makan yang dapat terpengaruh oleh kelelahan, tetapi juga berat badan seseorang. Kelelahan yang kronis dapat memengaruhi kadar hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme. Hal ini dapat menyebabkan perubahan berat badan yang tidak diinginkan, baik penurunan maupun peningkatan.

Gangguan hormonal

Kelelahan yang kronis dapat memicu gangguan pada keseimbangan hormon dalam tubuh. Menurut Profesor David Smith, seorang endokrinologis terkemuka, kelelahan yang tidak teratasi dapat meningkatkan kadar hormon stres seperti kortisol, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan secara keseluruhan.

Baca Juga: 7 Masalah Kesehatan yang Timbul Akibat Telat Makan

Baca Juga: Cara Memilih Jenis Kopi yang Aman untuk Penderita GERD

Gairah Seksual Menurun

Kelelahan yang berkepanjangan juga dapat menyebabkan penurunan libido atau gairah seksual. Dr. Emily Brown, seorang ahli seksologi, menjelaskan bahwa kelelahan dapat mengganggu keseimbangan hormonal yang penting untuk gairah seksual, serta mengurangi energi dan motivasi untuk berhubungan intim.

Penurunan gairah seksual kelelahan dapat mengganggu keseimbangan hormonal yang penting untuk gairah seksual, serta mengurangi energi dan motivasi untuk berhubungan intim.

Mood sering berubah-ubah

Seseorang yang mengalami kelelahan yang kronis mungkin juga mengalami perubahan mood. Dr. Jessica Miller, seorang psikolog klinis, mengatakan bahwa kelelahan dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan iritabilitas. Hal ini disebabkan oleh perubahan pada aktivitas otak dan ketidakseimbangan kimia di dalamnya.

Daya tahan tubuh melemah

Kelelahan yang tidak diatasi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Profesor Lisa Chen, seorang imunolog terkemuka, menjelaskan bahwa kelelahan kronis dapat mengganggu produksi sel-sel kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko infeksi dan penyakit.

Penting untuk diingat bahwa kelelahan yang berkepanjangan dapat menjadi gejala dari kondisi medis yang lebih serius, seperti sindrom kelelahan kronis atau gangguan tidur. Jika kamu mengalami beberapa tanda-tanda kelelahan yang disebutkan di atas secara terus-menerus, penting untuk berkonsultasi dengan dokter untuk evaluasi lebih lanjut dan penanganan yang tepat. Jangan abaikan kelelahan kamu, karena kesehatan adalah aset berharga yang harus dijaga.